Bagaimana Melindungi Situs Anda Dari Serangan HTML Injection?



HTML injection adalah jenis serangan injeksi yang memanfaatkan bagaimana server web memproses input dari user. Dalam serangan ini, attacker dapat memasukkan script HTML yang tidak sah ke dalam input form dan memaksa server untuk menjalankannya sebagai bagian dari halaman web. Akibatnya, attacker dapat memanipulasi tampilan halaman web dan merusak fungsionalitas situs secara keseluruhan.

Untuk melindungi situs web Anda dari serangan HTML injection, Anda harus melakukan beberapa tindakan pengamanan. Salah satu cara untuk memproteksi situs Anda adalah dengan memberikan validasi input ketat pada form yang terdapat pada situs Anda.

Tetapi, jika Anda merasa masih kurang aman dengan cara tersebut, Anda dapat mencoba melakukan bypass HTML injection dengan bahasa pemrograman Python. Berikut ini adalah beberapa kode yang dapat digunakan untuk melakukan bypass HTML injection:

1. Menghindari Ekspansi Karakter Khusus


python
import html

def escape_input(input):
    return html.escape(input, quote=False)


Kode di atas akan mengeksekusi penginjeksi dengan cara, seluruh karakter khusus yang dimasukkan akan dihilangkan oleh fungsi `html.escape()`.

2. Memproteksi Input Dengan `cgi.escape()`


python
import cgi

def escape_input(input):
    return cgi.escape(input, quote=True)


Injeksi HTML dapat dihindari dengan menggunakan `cgi.escape()`. Dalam kode di atas, `cgi.escape()` akan melindungi form input dengan mengubah karakter yang ditulis dalam format karakter HTML.

3. Source Input HTML


python
from markupsafe import escape

def escape_input(input):
     return escape(input)


Kode di atas sederhana karena menampilkan input HTML yang di escape dengan menggunakan opt-in sanitizer di Library package Python.

Dalam beberapa kasus, mungkin sulit untuk memproteksi situs web dari semua jenis injeksi HTML. Oleh karena itu, penting untuk tetap mengikuti prinsip dasar keamanan web, seperti validasi input yang ketat dan pembaruan konsisten pada platform web Anda. Selalu waspada dan hindari penggunaan input yang tidak terpercaya terhadap form input yang ada pada situs Anda.

Kesimpulannya, Anda dapat menggunakan beberapa kode tersebut untuk melindungi situs web Anda dari serangan injeksi HTML. Namun, hal terpenting adalah selalu meningkatkan keamanan situs web Anda dengan melakukan pemeriksaan terhadap celah yang mungkin ada dan memberikan pembaruan secara konsisten pada platform web Anda.

0 Komentar