Mulai Hacking Menggunakan Termux


Hacker seringkali dianggap sebagai orang yang jahat dan memperoleh akses ke data private tanpa izin. Namun, tidak semua hacker memiliki niat buruk. Ada juga jenis hacker yang disebut sebagai ethical hacker. Mereka memperoleh akses ke sistem atau protokol keamanan untuk menemukan celah keamanan dan memberi tahu pemilik sistem untuk mengatasi kelemahan tersebut. Untuk mempelajari cara melakukan hacking dengan lebih baik, Anda dapat menggunakan aplikasi termux.

Apa itu Termux?

Termux adalah aplikasi emulator terminal Linux yang dapat diinstal pada perangkat Android. Dengan aplikasi ini, pengguna dapat mengakses berbagai tools hacking dan command line interface yang biasa digunakan pada sistem Linux. Termux juga mampu menjalankan skrip Python, Ruby, Perl, dan Bash. Selain itu, Anda juga dapat menginstal paket-paket yang terdapat pada repositori apt get pada Linux.

Cara Menginstal Termux

Untuk menginstal aplikasi Termux, pengguna harus melakukan pengunduhan melalui F-Droid Download Disini. Setelah aplikasi berhasil diinstal, pengguna kemudian dapat memulai untuk menjalankan Termux.

Cara Menggunakan Termux

Kunci dari menguasai Termux adalah keahlian command line interface. Berikut ini beberapa command yang sering digunakan dalam Termux:

  • Apt update: command ini digunakan untuk memperbarui paket yang ada pada repositori Termux.
  • Apt upgrade: command ini digunakan untuk meng-upgrade paket yang sudah di-update.
  • Pkg install: command ini digunakan untuk menginstal paket.
  • Pkg upgrade: command ini digunakan untuk meng-upgrade paket yang sudah terinstal.
  • Pkg search: command ini digunakan untuk mencari paket yang ada pada repositori Termux.

Cara Hack menggunakan Termux

Setelah menguasai command line interface, pengguna dapat mulai mencoba menjalankan tools hacking yang tersedia di Termux. Salah satu tools yang populer dalam hacking adalah Nmap, yaitu sebuah tool untuk meng-scan jaringan. Atau pengguna juga dapat menggunakan tools lainnya seperti Metasploit, Aircrack-ng, John The Ripper, dan lain-lain.

Dalam menjalankan tools hacking, pengguna harus berhati-hati dan selalu berpegang pada etika hacking. Ethical hacker hanya melakukannya untuk tujuan memperkenalkan celah keamanan sistem, bukan untuk mencuri atau merusak data.

0 Komentar